Prodi Teknik Sipil FT UIM Al Gazali Jajaki Manajemen Transportasi Udara di STTKD Yogyakarta

Hari ini Jum’at tanggal 23 Februari 2024 Prodi Teknik Sipil FT UIM Al Gazali melakukan Benchmarking sekaligus MoA dengan Prodi Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII) di kampus Kaliurang Yogyakarta dalam pemaparannya Ketua Program Studi Teknik Sipil UII Ir. Yunalia Muntafi, ST., MT., Ph.D menjelaskan bagaimana alur penyusunan Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dilaksanakan pada prodi Teknik Sipil UII, selain itu dipaparkan juga mengenai sistem penjaminan mutu dan pengelolaan laboratorium. Setelah pemaparan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait materi yang telah dipaparkan sebagai topik utama. Kegiatan benchmarking ini dilakukan secara paralel bersama dengan rombongan dari kampus Universitas 17 Agustus (UNTAG) Surabaya yang juga melakukan kegiatan benchmarking di kampus UII. Ketua Program Studi Teknik Sipil FT UIM Al Gazali dalam perkenalannya menjelaskan latar belakang dilaksanakannya benchmarking ini dengan terlebih dahulu menceritakan kronologis berdirinya prodi Teknik Sipil FT UIM Al Gazali di tahun 2020 dan juga capaian-capaian yang telah diraih selama 4 tahun terakhir selama penyelenggaraan perkuliahan di prodi Teknik Sipil FT UIM Al Gazali.

Setelah kegiatan benchmarking di UII selesai kemudian dilanjutkan kunjungan ke Kampus Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta dalam bidang Manajemen Transportasi Udara, dalam kunjungan ini rombongan Prodi Teknik Sipil FT UIM Al Gazali di terima oleh Wakil Ketua Bidang Akademik Dr. Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs serta beberapa orang Ketua Program Studi lingkup STTKD Yogyakarta. Dalam kegiatan sharing session dijelaskan beberapa hal yang terkait dengan kurikulum dan mata kuliah yang berhubungan dengan Rekayasa Bandara dan Manajemen Transportasi Udara baik dari Prodi Teknik Sipil maupun dari STTKD Yogyakarta. Lebih spesifik dijelaskan bahwa Prodi Teknik Sipil kurikulum atau metode perkuliahannya lebih mengarah pada aspek teknis dan design bandar udara sementara di STTKD lebih mengarah pada kualitas SDM dan Manajemen Transportasi Udara itu sendiri yang output nya bersifat tematik sesuai kebutuhan industri atau institusi yang membutuhkan, di akhir kegiatan sharing session dilakukan penyerahan cenderamata dan foto bersama. (ilo)