Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Program Studi Teknik Sipil (PSTS) Fakultas Teknik (FT) Universitas Islam Makassar (UIM) berdiri sejak 30 April 2020, dengan  usia yang masih muda tersebut,  kami  yakin  dapat  memberikan  pendidikan  terbaik kepada mahasiswa, sekaligus dapat berkontribusi pada dunia konstruksi Indonesia dan dunia. Sejak saat itu PSTS fokus untuk menghasilkan  sarjana teknik sipil dengan kompetensi teknologi dan rekayasa sipil dan infrastruktur berbasis lingkungan. Sejak awal berdirinya hingga saat ini, PSTS mempunyai cakupan  kompetensi keahlian,  yakni  : Rekayasa  Keairan  dan  Lingkungan,  Rekayasa  Struktur  dan  Material  Konstruksi, Rekayasa  Geoteknik,  Rekayasa  Transportasi, Manajemen   Konstruksi dan Mitigasi Bencana & Kewilayahan.   Selain itu PSTS juga mempunyai kompetensi peminatan, yakni : Forensic Engineering, Software Engineering dan Kearifan Lokal (Local Wisdom). Perkembangan   terkini  ilmu  dan teknologi  rekayasa  sipil  yang  pesat  membuat  PSTS  merasa  perlu  untuk  mengkaji  ulang  proses  pendidikan dengan  mengintegrasikan  paradigma  outcome-based  education  (pendidikan  berbasis  luaran)  untuk menghasilkan Sarjana Teknik Sipil berkualifikasi tinggi.

Secara komprehensif penerapan outcomebased education di PSTS melibatkan tiga komponen yang integral yakni:

  1. Outcome-based curriculum. Menggunakan   pernyataan   capaian   pembelajaran   untuk  menyatakan   dengan eksplisit   apa  yang diharapkan dapat dilakukan mahasiswa setelah lulus dari pendidikan PSTS.
  2. Outcome-based learning and teaching. Menyediakan  aktivitas-aktivitas  (pengalaman)  belajar  di PSTS  yang  membantu  mahasiswa  mencapai capaian pembelajaran tersebut.
  3. Outcome-based assessment. Mengukur  sejauh mana mahasiswa  dan lulusan PSTS dapat memenuhi  capaian pembelajaran  dengan menggunakan kriteria penilaian yang eksplisit (misal: rubrik penilaian).

Kondisi dunia mutakhir ditandai dengan perubahan yang cepat, masalah yang semakin kompleks dan saling  terkait, serta  menguatnya  isu  sustainabilitas  dan  ekologis.  Lulusan Sarjana Teknik  Sipil  juga dituntut  untuk  semakin adaptif  menanggapi  kondisi  tersebut,  dan  merumuskan  posisinya  di  masa mendatang.

Wallahul Muwafiq Ilaa Aqwamith Tharieq 
Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Ketua Program Studi

Ir. Ilham Idrus, S.T., MTP., IPM., CST.